bagi pencari uang...

Senin, 06 Februari 2012

MYANMAR

PROFIL


Nama Resmi                                 : The Union of Myanmar
Ibukota                                           : Yangon
Luas Wilayah                                : 676.578 km2
Iklim                                               : Musim panas dan musim   dingin
Penduduk                                      : 50 juta jiwa
Bentuk Negara                             : Negara Kesatuan
Kepala Negara / Pemerintahan : Jendral Senior Than   Shwe
Agama                                          : Budha mayoritas
Bahasa                                         : Bahasa Myanmar
Mata Uang                                    : Kyat ( ks)
Bekas Jajahan                              : Inggris
Ekonomi :

 
A.Ekspor Utama : beras, hasil pertanian, kayu, hasil laut, mineral dan batuan.
B.Industri utama : agrobisnis, kehutanan, makanan, dan pertambangan.


LETAK ASTRONOMIS

Menurut letak astronomisnya Myanmar terletak antara 100 LU-280 LU dan 920 BT-1010 BT. Sehingga Negara ini merupakan Negara paling luas ke dua di Asia tenggara setelah Indonesia, luasnya adalah : 676.578 Km2. Serta keadaan iklim di Myanmar sangat di pengaruhi oleh iklim laut dan iklim benua. Dengan demikian di daerah dekat pantai seperti di Arakan dan di Tannaseua iklimnya lebih basah/lembab bila di bandingkan dengan iklim di daerah pedalaman yang bersifat kering, panas atau muson tropika.

LETAK GEOGRAFIS











Berdasarkan letak geografis, Myanmar terletak :

 -  Sebelah Utara berbatasan dengan Cina dan Assam (India)
 -  Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Andaman 
 -  Sebelah Barat berbatasan dengan Teluk Benggala, India dan Bangladesh
 -  Sebelah Timur bebatasan dengan Cina, Thailand dan Laos

RELIEF

Di perbatasan Myanmar banyak terdapat pegunungan tinggi yang memisahkan Myanmar dengan negara tetangga. Pegunungan-pegunungan ini banyak di tutupi oleh hutan-hutan yang lebat. Di antara pegunungan di sebelah barat dan timur, terdapat sungai terpanjang di Myanmar, yaitu sungai Irawadi.
Pegunungan di Myanmar disebut juga dengan pegunungan meridian, karena arahnya yang sejajar dengan meridian. Menurut penyelidikan geologi, pegunungan itu terdiri dari berjenis-jenis lapisan tanah, di sebelah barat terdiri-dari batu-batu trias, batu kapur dan lapisan-lapisan tanah yang berasal dari tertier muda. Di bagian tengah terdiri dari lapisan tanah dari zaman tertier dan kuarter (dataran Irawadi), dan pegunungan di sebelah timur terdiri dari sedimen yang terbentuk di zaman karbon.

Bentuk muka bumi (relief) Myanmar dapat di bedakan menjadi
3 macam, yaitu :

1. Daerah Gunung-Gunung Barat
Daerah ini terdiri dari satu jejeran gunung lapisan muda yang merupakan lanjutan pegunungan Himalaya. Keadaan ini semakin ke utara semakin tinggi hingga lebih dari 3.050 mdpl. Di utara terdapat bukit Patkai dan bukit Naga, di sebelah selatan terdapat Arakan yoma, sedangkan di sebelah barat terdapat jejeran gunung pantai Arakan yang pada umunya berbatu-batu, berteluk-teluk, banyak terdapat delta dan banyak terdapat pulau-pulau di pinggir lautnya.
2. Dataran Tinggi Shan Dan Tenasserim Di Daerah Timur
Di daerah ini merupakan perluasan dari dataran tinggi Yunan di Cina selatan. Daerah ini terdiri dari batuan-batuan lipatan tua terutama jenis batu kapur. Dataran tinggi Shan meninggi dengan curamnya dari tanah pamah tengah dengan ketinggian rata-rata 912 mdpl, di daerah inilah di temukan sungai Salween dan cabang-cabangnya. Pantai Tenasserim keadaannya sempit karena berdekatan dengan dataran tinggi ke arah laut sehingga berteluk-teluk dan di pisahkan oleh tubir-tubir.

3. Tanah Pamah Tengah
Tanah pamah tengah atau lembah Irawadi semakin lebar ke arah selatan, tetapi semakin sempit ke arah utara yang terdiri dari batuan muda di liputi oleh lumpur. Daerah ini bergelombang kecuali di bagian selatan terputus-putus oleh beberapa pegunungan rendah seperti pegunungan Yoma dengan ketinggian rata-rata 304 mdpl. Semakin ke arah selatan terdapat dataran rata yang rendah hanya beberapa meter dari muka laut, terbentuk dari endapan lumpur yang di bawa oleh sungai terutama sungai Irawadi, Chindwin dan Sittang.

PENDUDUK


Jumlah penduduk Myanmar tahun 2007 adalah 54.447.000 jiwa, yang terdiri dari orang Burma (77,4%) dan selebihnya adalah orang Shan (8,5%), Karen (6,2), Kachin (1,4%), Cina (2,2%), India(1,2%), serani (2,4%) Chin (kaum bukit) dan Eropa (0,7%). Kepadatan penduduk Myanmar 184jiwa/Km, dengan angka kelahiran 30 dan angka kematian 10. pertumbuhan penduduk alami 2%/tahun Diantara suku diatas yang paling berpengaruh memegang tampuk perekonomian di Myanmar adalah Cina.

Orang Burma bentuk badannya kecil, kulitnya serupa dengan kulit orang Indonesia dan rambutnya hitam. Mereka berasal dari suku Tibet dan bahasanya adalah cabang dari bahasa Indo-cina. Alphabet mereka berasal dari India selatan.


Daerah terpadat penduduknya adalah lembah-lembah hilir Irawadi, daerah Mandalay dan Rangoon. Daerah yang termasuk kategori sedang penduduknya ialah Pantai Arakan, Pantai Tenaserim, sebagian utara dataran tinggi Shan, Lembah Sittang, dan beberapa bagian lembah Irawadi. Sedangkan yang jarang penduduknya seperti terdapat di Arakan yoma, bukit-bukit utara, sebagian dataran Shan, Pegyoma, dan lain-lain.
Penduduk Myanmar sebagian besar memeluk agama Budha, hanya sebagian utara yang memeluk agama Confusius (Kunfutse) yang agak mengherankan ialah luasnya agama Budha ini sangat berkembang di Myanmar, sedangkan di India sendiri agama itu telah terdesak oleh agama hindu. Di Myanmar terdapat Pagoda Shawe Dagon tepatnya di Rangoon yang dilapisi dengan emas, Pagoda Ananda di Pagan, bangunan-bangunan kuno tersebut tidak kurang megahnya dari bangunan di Mesir, India, dan sebagainya.


Selain Burma, Myanmar dikenal dengan julukan golden land. Bukan tanpa alasan bila negara ini mendapat sebutan itu. Karena Myanmar menghadirkan emas dimana-mana. Di pagoda, biara, serta aksesoris bangsawan berlapiskan emas. Meski tak semuanya memakai emas asli tak jarang penduduk Myanmar pun menyiasatinya dengan mengoleskan cat bewarna keemasan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar